DC
Kelas Digital Creative
Robotika · IoT · Scratch · Canva · CapCut · AI
← kembali ke Home

Apa Itu Code?

⏱ 20 Menit Scratch August 2026 🔧 Scratch Website

Apa Itu Code? (Memahami Konsep Dasar Pemrograman di Scratch)

Setelah membuat project pertama, saatnya memahami apa sebenarnya yang dimaksud dengan “code” atau kode program. Pada tutorial ini, kita akan melanjutkan project sebelumnya untuk melihat bagaimana blok-blok perintah bekerja sebagai instruksi, serta bagaimana satu sprite bisa memiliki lebih dari satu skrip yang berjalan berdasarkan pemicu (event) yang berbeda.

Langkah 1: Membuka Kembali Project Sebelumnya

Buka project yang sudah dibuat sebelumnya di Scratch (dalam kondisi sudah login/sign in). Project akan menampilkan skrip yang telah disusun pada tutorial pertama:

when [green flag] clicked
move 50 steps
say "Welcome to class" for 2 seconds

Langkah 2: Memahami Konsep “Code”

Kode (code) pada dasarnya adalah kumpulan instruksi berurutan yang memberi tahu komputer apa yang harus dilakukan. Pada skrip di atas, setiap blok mewakili satu instruksi:

  • when green flag clicked — ini adalah event atau pemicu, yaitu kondisi yang membuat skrip mulai berjalan.
  • move 50 steps — instruksi untuk menggerakkan sprite.
  • say "Welcome to class" for 2 seconds — instruksi untuk menampilkan teks.

Blok-blok ini dijalankan komputer secara berurutan dari atas ke bawah, persis seperti resep atau langkah-langkah instruksi.

Langkah 3: Membuat Skrip Kedua dengan Event Berbeda

Untuk menunjukkan bahwa satu sprite bisa memiliki beberapa skrip dengan pemicu yang berbeda, klik kategori Events (kuning) di panel kiri. Cari blok when this sprite clicked, lalu seret ke area skrip — letakkan terpisah dari skrip pertama.

Langkah 4: Menambahkan Instruksi pada Skrip Kedua

Klik kategori Motion (biru), lalu seret blok move 10 steps dan tempelkan tepat di bawah blok when this sprite clicked sehingga keduanya tersambung menjadi skrip baru:

when this sprite clicked
move 10 steps

Sekarang sprite memiliki dua skrip independen: satu berjalan saat bendera hijau diklik, satu lagi berjalan saat sprite itu sendiri diklik. Ini menunjukkan bahwa kode bisa merespons berbagai jenis event secara terpisah.

Langkah 5: Memberi Nama Project

Klik kotak judul project di bagian atas (bertuliskan “Project title here”), lalu ketik nama project — misalnya “Demo Project”.

Langkah 6: Menyimpan Project

Klik tombol Save Now di pojok kanan atas untuk menyimpan project. Status akan berubah sementara menjadi “Saving project…” hingga proses penyimpanan selesai.

Langkah 7: Melihat Project Tersimpan di “My Stuff”

Klik ikon folder (My Stuff) di sebelah nama akun pada pojok kanan atas. Halaman My Stuff akan menampilkan daftar seluruh project yang sudah dibuat, termasuk “Demo Project” yang baru saja disimpan lengkap dengan thumbnail dan tanggal terakhir diubah.

Langkah 8: Membuka Kembali Project

Klik tombol See inside pada project untuk kembali membuka editor dan melanjutkan proses coding.

Ringkasan

Melalui tutorial ini, kita belajar bahwa:

  • Code adalah kumpulan instruksi yang dijalankan komputer secara berurutan.
  • Event (seperti “when green flag clicked” atau “when this sprite clicked”) menentukan kapan sebuah skrip mulai berjalan.
  • Satu sprite bisa memiliki banyak skrip dengan event pemicu yang berbeda-beda.
  • Project bisa diberi nama dan disimpan, lalu diakses kembali kapan saja melalui halaman My Stuff.