DC
Kelas Digital Creative
Robotika · IoT · Scratch · Canva · CapCut · AI
← kembali ke Home

Memahami Sensing (Deteksi) di Scratch – Bagian 2

⏱ 20 Menit August 2026 🔧 Scratch Website

Memahami Sensing (Deteksi) di Scratch — Bagian 2

Melanjutkan pembahasan sebelumnya, video ini membahas 11 blok terakhir dari kategori Sensing, mulai dari input mouse, mikrofon, waktu, hingga informasi akun pengguna.

1. Blok “Mouse Down?”

Blok berbentuk hexagon ini menghasilkan true jika tombol mouse (kiri maupun kanan, tidak masalah yang mana) sedang ditekan, dan false jika tidak. Contoh:

when [green flag] clicked
forever
    if  then
        say "Yes" for 0.1 seconds
    else
        say "No"

Teks akan berubah menjadi “Yes” selama tombol mouse ditekan, dan kembali ke “No” saat dilepas.

2. Blok “Mouse X” dan “Mouse Y”

Kedua blok ini melaporkan posisi koordinat kursor mouse saat ini di stage. mouse x melaporkan posisi horizontal (bernilai negatif saat mouse di kiri, positif saat di kanan), sedangkan mouse y melaporkan posisi vertikal (negatif saat di bawah, positif saat di atas). Nilainya bisa dipantau secara real-time menggunakan blok say di dalam forever.

3. Blok “Set Drag Mode”

Blok ini mengatur apakah sprite bisa diseret (drag) menggunakan mouse atau tidak, dengan dua pilihan: draggable (bisa diseret) dan not draggable (tidak bisa diseret).

Penting: blok ini hanya berfungsi dalam mode game mode (tampilan layar penuh/full screen saat menjalankan project), bukan pada editor mode (tampilan biasa saat sedang mengedit). Di editor mode, sprite selalu bisa diseret apa pun pengaturan set drag mode-nya.

4. Blok “Loudness”

Sama seperti pada video Events sebelumnya, blok ini mendeteksi tingkat volume suara dari mikrofon perangkat. Perlu diberikan izin akses mikrofon terlebih dahulu (klik “Allow” saat diminta, lalu refresh halaman) agar nilainya terbaca dengan benar — jika belum diizinkan, nilainya akan menunjukkan -1.

5. Blok “Timer”

Melaporkan jumlah waktu (dalam detik) sejak project mulai dijalankan; nilainya terus bertambah secara otomatis.

6. Blok “Reset Timer”

Mengembalikan nilai timer ke 0, sehingga perhitungan waktu dimulai dari awal lagi.

7. Blok “Backdrop # of Stage” dan “Backdrop Name of Stage”

Blok ini melaporkan nomor urut atau nama backdrop yang sedang aktif di stage — mirip dengan blok backdrop number/backdrop name pada kategori Looks, namun diakses lewat kategori Sensing.

8. Blok “Volume”

Melaporkan nilai volume suara sprite saat ini (sama seperti blok volume pada kategori Sound).

9. Blok Pelaporan “Variable” (Milik Sprite/Stage Lain)

Blok dropdown ini memungkinkan kita membaca nilai variabel yang sudah dibuat sebelumnya (misalnya variabel bernama “my variable”). Jika ada beberapa variabel di project, semuanya akan muncul sebagai pilihan pada dropdown ini.

10. Blok “Current _” (Tanggal & Waktu)

Blok ini melaporkan informasi tanggal dan waktu saat ini dari sistem, dengan pilihan dropdown seperti:

  • year — tahun saat ini (misalnya 2020)
  • month — bulan saat ini dalam angka (misalnya 7 untuk Juli)
  • date, day of week, hour, minute, second — informasi waktu lainnya sesuai pilihan.

11. Blok “Days Since 2000”

Blok ini melaporkan jumlah hari yang telah berlalu sejak tanggal 1 Januari 2000 hingga hari ini — berguna untuk perhitungan berbasis tanggal dalam project.

12. Blok “Username”

Blok ini melaporkan nama pengguna (username) akun Scratch yang sedang login. Jika pengguna belum login/sign in, blok ini tidak akan menampilkan apa pun (kosong).

Ringkasan

  • mouse down?, mouse x, mouse y — mendeteksi status dan posisi kursor mouse.
  • set drag mode mengatur apakah sprite bisa diseret, namun hanya aktif dalam game mode (full screen).
  • loudness, timer, reset timer, volume — mendeteksi suara mikrofon dan waktu berjalannya project.
  • backdrop # of stage, backdrop name of stage, dan blok pelaporan variable — membaca informasi backdrop dan variabel yang ada di project.
  • current _ dan days since 2000 — informasi tanggal dan waktu sistem.
  • username — menampilkan nama akun Scratch yang sedang login.