DC
Kelas Digital Creative
Robotika · IoT · Scratch · Canva · CapCut · AI
← kembali ke Home

Memahami Looks (Tampilan) di Scratch – Bagian 2

⏱ 20 Menit Scratch August 2026 🔧 Scratch Website

Memahami Looks (Tampilan) di Scratch — Bagian 2

Melanjutkan pembahasan sebelumnya, video ini membahas 11 blok terakhir dari kategori Looks, mulai dari efek grafis, mengatur lapisan (layer) sprite, hingga blok pelaporan seperti costume dan backdrop.

1. Blok “Change [Effect] By”

Blok ini mengubah efek visual pada sprite. Klik dropdown pada blok untuk melihat berbagai pilihan efek yang tersedia:

  • Color — mengubah efek warna sprite. Nilai positif mengubah warnanya, nilai negatif mengembalikannya ke warna semula.
  • Fisheye — membuat sprite terlihat seperti dilihat dari dalam air (efek distorsi lensa).
  • Whirl — memberi efek pusaran/putaran pada tampilan sprite.
  • Pixelate — membuat sprite terlihat pecah menjadi kotak-kotak piksel (blur/tidak fokus).
  • Mosaic — menciptakan ilusi seolah ada banyak sprite yang sama tampil sekaligus.
  • Brightness — mengatur tingkat kecerahan sprite (nilai positif = lebih terang, nilai negatif = lebih gelap).
  • Ghost — membuat sprite semakin transparan (nilai positif = makin transparan, nilai negatif = makin solid).

Setiap efek bekerja secara kumulatif — nilai yang dimasukkan akan ditambahkan ke efek yang sudah ada. Untuk mengembalikan efek ke kondisi semula, masukkan nilai negatif yang setara (misalnya efek diberi 25, lalu untuk mengembalikannya gunakan -25).

2. Blok “Set [Effect] To”

Mirip dengan change effect by, namun blok ini langsung menetapkan nilai efek yang dimasukkan, tanpa menjumlahkan/mengurangi dari nilai efek sebelumnya. Pilihan efeknya sama seperti pada change effect by (color, fisheye, whirl, pixelate, mosaic, brightness, ghost).

3. Blok “Clear Graphic Effects”

Blok ini menghapus seluruh efek grafis yang sedang aktif pada sprite sekaligus, mengembalikannya ke tampilan default/asli — tanpa perlu mengatur nilai negatif satu per satu untuk setiap efek yang pernah diterapkan.

4. Blok “Show” dan “Hide”

Blok hide menyembunyikan sprite dari stage, sedangkan blok show menampilkannya kembali. Kedua blok ini berguna untuk kondisi tertentu dalam program di mana sprite perlu disembunyikan atau ditampilkan sesuai kebutuhan.

5. Blok “Go to Front/Back Layer”

Blok ini mengatur lapisan tampilan (layer) sprite dibandingkan sprite lain di stage — menentukan sprite mana yang tampil di depan atau di belakang. Contoh: jika sprite “Ben” berada di belakang sprite “Ball” (bola), gunakan blok go to front layer pada Ben agar Ben tampil di depan bola. Gunakan go to back layer untuk mengembalikan Ben ke belakang lagi.

6. Blok “Go [Forward/Backward] _ Layers”

Blok ini serupa dengan go to front/back layer, namun kita bisa menentukan jumlah lapisan yang ingin dipindahkan. Contoh skenario: sprite Ben berada di lapisan paling belakang, di bawah sprite Ball dan sprite Goalkeeper.

  • go forward 1 layers — Ben naik satu lapisan, kini tampil di depan Ball (tapi masih di belakang Goalkeeper).
  • Klik sekali lagi — Ben naik satu lapisan lagi, kini tampil di depan Goalkeeper juga.
  • go backward 2 layers — Ben turun dua lapisan sekaligus, kembali ke belakang Ball dan Goalkeeper.

7. Blok Pelaporan “Costume Number” dan “Costume Name”

Blok ini menampilkan nomor urut atau nama costume yang sedang aktif pada sprite. Contoh: jika costume aktif adalah costume ketiga bernama “Bentzi”, blok costume number akan menampilkan angka 3, sedangkan blok costume name akan menampilkan teks “Bentzi”.

8. Blok Pelaporan “Backdrop Number” dan “Backdrop Name”

Sama seperti costume, blok ini menampilkan nomor urut atau nama backdrop yang sedang aktif pada stage. Contoh: jika backdrop kelima sedang aktif, backdrop number akan menampilkan angka 5. Jika backdrop yang dipilih bernama “Soccer”, maka backdrop name akan menampilkan teks “Soccer”.

9. Blok Pelaporan “Size”

Blok ini menampilkan nilai ukuran (size) sprite yang sedang aktif saat ini. Contoh: jika ukuran sprite diatur ke 80, blok ini akan melaporkan nilai 80 tersebut.

Ringkasan

  • change effect by / set effect to mengatur efek grafis (color, fisheye, whirl, pixelate, mosaic, brightness, ghost) pada sprite, sementara clear graphic effects menghapus semua efek sekaligus.
  • show / hide menampilkan atau menyembunyikan sprite.
  • go to front/back layer dan go forward/backward _ layers mengatur urutan tampilan sprite terhadap sprite lain.
  • costume number, costume name, backdrop number, backdrop name, dan size adalah blok-blok pelaporan yang menampilkan informasi terkini dari sprite/stage.