Setelah mempelajari costume, kini kita akan membahas konsep lain dari sprite, yaitu sound (suara). Setiap sprite di Scratch bisa memiliki suara yang berbeda-beda — ada sprite yang tidak memiliki suara sama sekali, namun banyak juga sprite yang memiliki beberapa suara sekaligus.
Di bagian atas panel kiri, di sebelah tab Code dan Costumes, terdapat tab Sounds. Klik tab tersebut untuk melihat semua suara yang dimiliki sprite yang sedang aktif.
Sebagai contoh, tambahkan sprite Robot (misalnya “Retro Robot”) ke project. Setelah sprite ini dipilih, buka tab Sounds — akan terlihat dua suara berbeda: computer beeps1 dan computer beeps2. Klik tombol Play (▶) pada masing-masing suara untuk mendengarkan preview-nya.
Pada bagian bawah editor suara, tersedia beberapa tombol untuk mengedit suara, di antaranya:
Kita tidak harus memutar seluruh durasi suara. Klik dan seret (drag) pada tampilan gelombang suara untuk menandai bagian tertentu — area yang dipilih akan ditandai dengan kotak biru. Setelah itu, klik tombol Play, dan hanya bagian yang sudah ditandai (kotak biru) yang akan diputar, bukan keseluruhan suara.
Sekarang kita akan membuat program sederhana: saat sprite diklik, sprite akan mengeluarkan suara “computer beeps1”. Susun blok berikut:
when this sprite clicked ke area skrip.play sound _ until done dan tempelkan di bawahnya.Skrip akhirnya:
when this sprite clicked
play sound [computer beeps1] until done
Sekarang, setiap kali sprite Robot diklik pada stage, suara “computer beeps1” akan dimainkan.
Untuk membuktikan bahwa setiap sprite memiliki koleksi suaranya masing-masing, coba tambahkan sprite lain, misalnya sprite Cat. Setelah dipilih, buka tab Sounds — sprite Cat memiliki suara yang berbeda dari Robot, yaitu suara “meong” kucing. Suara ini juga bisa diputar dan diedit dengan tombol-tombol efek yang sama, misalnya diberi efek Robot agar terdengar seperti suara robotik.
play sound _ until done dari kategori Sound digunakan untuk memainkan suara dalam skrip, biasanya dipicu oleh event seperti when this sprite clicked.